بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
اَنْ جَاۤءَهُ الْاَعْمٰىۗ ٢
karena seorang tunanetra (Abdullah bin Ummi Maktum) telah datang kepadanya.
وَمَا يُدْرِيْكَ لَعَلَّهٗ يَزَّكّٰىٓۙ ٣
Tahukah engkau (Nabi Muhammad) boleh jadi dia ingin menyucikan dirinya (dari dosa)
اَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنْفَعَهُ الذِّكْرٰىۗ ٤
atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran sehingga pengajaran itu bermanfaat baginya?
اَمَّا مَنِ اسْتَغْنٰىۙ ٥
Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup (para pembesar Quraisy),
وَمَا عَلَيْكَ اَلَّا يَزَّكّٰىۗ ٧
Padahal, tidak ada (cela) atasmu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).
وَاَمَّا مَنْ جَاۤءَكَ يَسْعٰىۙ ٨
Adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
كَلَّآ اِنَّهَا تَذْكِرَةٌ ۚ ١١
Sekali-kali jangan (begitu)! Sesungguhnya (ajaran Allah) itu merupakan peringatan.
مِنْ نُّطْفَةٍۗ خَلَقَهٗ فَقَدَّرَهٗۗ ١٩
Dia menciptakannya dari setetes mani, lalu menentukan (takdir)-nya.
كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَآ اَمَرَهٗۗ ٢٣
Sekali-kali jangan (begitu)! Dia (manusia) itu belum melaksanakan apa yang Dia (Allah) perintahkan kepadanya.
فَلْيَنْظُرِ الْاِنْسَانُ اِلٰى طَعَامِهٖٓ ۙ ٢٤
Maka, hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.
اَنَّا صَبَبْنَا الْمَاۤءَ صَبًّاۙ ٢٥
Sesungguhnya Kami telah mencurahkan air (dari langit) dengan berlimpah.
مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِاَنْعَامِكُمْۗ ٣٢
(Semua itu disediakan) untuk kesenanganmu dan hewan-hewan ternakmu.
فَاِذَا جَاۤءَتِ الصَّاۤخَّةُ ۖ ٣٣
Maka, apabila datang suara yang memekakkan (dari tiupan sangkakala),
لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَىِٕذٍ شَأْنٌ يُّغْنِيْهِۗ ٣٧
Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.
وَوُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌۙ ٤٠
Pada hari itu ada (pula) wajah-wajah yang tertutup debu (suram)
اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْكَفَرَةُ الْفَجَرَةُ ࣖ ٤٢
Mereka itulah orang-orang kafir lagi para pendurhaka.